Tips Pencegahan Terhadap Kista

Kista sering disebut sebagai silent killer karena penyakit ini memiliki tingkat bahaya yang besar dan sulit dideteksi. Berbeda dengan kanker serviks yang pencegahannya bisa dilakukan dengan papsmear (check up kesehatan), kista ovarium masih sangat sulit untuk dideteksi. CT-scan, USG, pemeriksaan anatomi, dan laparoskopi adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi keberadaan kista. Tak jarang jalan operasi pembedahan pun kerap dilakukan.

Di Amerika Serikat pada tahun 2001 diperkirakan jumlah penderita Kista Ovarium sebanyak 23.400 orang yang diperkirakan meninggal sebanyak 13.900 orang. Angka kematian yang tinggi ini disebabkan karena penyakit ini pada awalnya bersifat asimptomatik dan baru menimbulkan keluhan apabila sudah terjadi metastatis, sehinga 60% – 70% pasien datang pada stadium lanjut. Angka kejadian penyakit ini di Indonesia belum diketahui dengan pasti karena pencatatan dan pelaporan penyakit di negeri kita kurang baik. Sebagai gambaran di RS. Kanker Dharmais ditemukan kira-kira 30 penderita setiap tahun.

tips-pencegahan-terhadap-kista

Karena penyakit ini sulit dideteksi, ada baiknya anda melakukan pencegahan agar anda tidak terjangkit penyakit ini. Di bawah ini adalah beberapa tips pencegahan terhadap kista:

1. Jangan menunda kehamilan setelah menikah
Bagi anda yang sudah menikah, segera mungkin mempunyai momongan untuk menghindari terjadinya pembentukan kista yang disebabkan oleh adanya frekuensi menstruasi dan aktivitas hormon.

2. Riwayat kista
Anda perlu mengetahui garis keturunan keluarga anda, apakah salah satu dari anggota keluarga anda ada yang pernah mengalami kista atau tidak. Jika ada, berarti peluang anda menderita kista cukup besar. Namun dengan melakukan pencegahan melalui pola hidup sehat anda berpeluang kecil menderitanya.

3. Gunakan pil KB
Kontrasepsi oral atau pil KB ternyata mampu meminimalisir resiko seseorang terkena kista karena mampu mencegah produksi sel telur.

4. Lakukan pemeriksaan medis
Pemeriksaan medis dapat berupa pemeriksaan klinis genekologik, untuk dapat melihat apakah ada gejala yang memungkinkan pembesaran ovarium . Dapat juga dengan cara pemeriksaan USG bila memang diperlukan bisa juga menggunakan alat Doppler. Pemeriksaan medis juga bisa berupa petanda tumor dan pemeriksaan dengan menggunakan CT-Scan. Ada cara medis terbaru adalah dengan menggunakan crystal X yang efektif untuk mencegah penyakit kista.

5. Menjaga kebersihan area kewanitaan
Beberapa kasus penyakit yang berhubungan dengan area kewanitaan. Disebabkan karena infeksi mikroorganisme yang berkembang. Pencegahan sel-sel tumor agar tidak berkembang dapat dilakukan dengan senantiasa membersihkan dan menjaga kelembaban area kewanitaan.

6. Konsumsi lebih banyak sayur dan buah
Sayur dan buah yang mengandung banyak vitamin dan mineral. Mampu membuat anda meningkatkan stamina tubuh .Selain itu juga dapat menetralisir bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh anda.

7. Kurangi makanan yang berkadar lemak tinggi
Konsumsi lemak dalam kuantitas yang besar mampu akan menyebabkan gangguan hormon dan meningkatkan hormon cotisol. Hormone cortisol adalah hormon penyebab stress. Untuk itu sebisa mungkin jauhi asupan lemak berlebih

8. Konsumsi makanan yang mengandung antioksidan
Makanan dengan kandungan antioksidan akan melawan radikal bebas . Radikal bebas yang mungkin dihasilkan karena polusi, debu dan bahan kimia lainnya.

9. Menjaga pola hidup sehat
Mejaga pola hidup sehat adalah hal paling penting yang perlu anda budayakan mulai saat ini. Menghindari rokok adalah tugas utama anda dan mulai berolahraga.

10. Konsumsi obat herbal
Sudah banyak terbukti orang-orang yang mengkonsusmsi obat-obatan herbal dalam penyembuhan penyakit kista banyak yang berhasil . Anda bisa menggunakan 30 gram daun dewa, 50 gram temu mangga , 5 gram daging buah mahkota dewa kemudian di rebus bersamaan dengan 800cc air hingga tersisa setengah bagian. Minum secara teratur dua kali sehari.

Meskipun menyembuhkan kista masih bisa dilakukan pengangkatan dengan jalan operasi apabila kista sudah menyebar, akan tetapi ada baiknya untuk anda melakukan pencegahan karena bagaimanapun hidup sehat merupakan dambaan setiap orang.